Festival Mobilitas Akademik UNESA 2025: Inovasi dan Komitmen Mahasiswa dalam Mendukung SDGs

Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menggelar Festival Mobilitas Akademik Mahasiswa pada Sabtu, 8 Februari 2025, dengan tema Strengthening the SDGs through Integration with Digital Technology. Acara ini menjadi momentum penting dalam mendorong mahasiswa untuk berkontribusi dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui program mobilitas akademik berbasis inovasi dan teknologi digital.
Festival ini diawali dengan upacara pelepasan mahasiswa yang akan mengikuti mobilitas akademik pada semester genap 2024/2025. Mahasiswa yang mengikuti program ini akan menjalani berbagai bentuk pembelajaran di luar kampus, seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN), magang, dan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), baik di dalam negeri maupun luar negeri. Rektor UNESA menyampaikan harapannya agar mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman akademik, tetapi juga mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan nyata serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Sebagai bagian dari festival, mahasiswa juga melakukan aksi deklarasi anti-kekerasan, yang menegaskan komitmen mereka untuk menolak segala bentuk kekerasan, menjunjung tinggi moral dan etika, serta menjauhi narkoba, minuman keras, dan tindakan asusila. Deklarasi ini mencerminkan semangat mahasiswa UNESA dalam menjaga nama baik almamater serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan akademik yang aman dan berintegritas.
Puncak acara festival ini adalah Festival MBKM, yang menampilkan berbagai inovasi dan karya mahasiswa dari program mobilitas akademik. Dalam kegiatan ini, mahasiswa yang telah mengikuti program MBKM mengembangkan berbagai karya dan inovasi yang kemudian dikurasi. Karya yang memenuhi kriteria diunggah dan didokumentasikan sebagai bukti kontribusi mahasiswa dalam dunia akademik dan sosial. Tahun ini, festival tersebut mencatatkan pencapaian luar biasa dengan total 9.270 karya yang dihasilkan, yang sekaligus memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk jumlah karya terbanyak dalam program MBKM.
Festival ini juga diisi dengan Seminar Nasional Best Practice Mobilitas Akademik Mahasiswa, yang menghadirkan Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd., selaku Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Sesditjen Kemdiktisaintek), sebagai pembicara utama. Dalam seminar ini, beliau menyampaikan pentingnya peran mobilitas akademik dalam membentuk mahasiswa yang kompetitif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global.
Dengan terselenggaranya festival ini, UNESA kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung program mobilitas akademik sebagai bagian dari penguatan implementasi SDGs. Melalui inovasi berbasis digital dan semangat kolaborasi, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa dampak nyata bagi masyarakat dan dunia pendidikan.
Share It On: