Guru SMP IT At-Taqwa Surabaya Tingkatkan Kompetensi melalui Bimbingan Teknis dengan UNESA

Dalam menghadapi tantangan pendidikan yang terus berkembang, para pendidik perlu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka. Salah satu upaya untuk mencapai hal ini dilakukan oleh guru-guru SMP IT At-Taqwa Surabaya yang mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) di Universitas Negeri Surabaya (UNESA) pada Sabtu (31/08). Bimtek yang diselenggarakan oleh Direktorat Pencegahan dan Penanggulangan Isu Strategis (PPIS) UNESA ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan guru dalam mengadopsi metode pengajaran inovatif dan membentuk karakter siswa yang bebas dari kekerasan.
Kegiatan ini diawali dengan sesi ice breaking yang berlangsung penuh semangat, membuat para peserta semakin antusias. Setelah itu, Kepala SMP IT At-Taqwa Surabaya, Djamilah, M.Pd., memberikan sambutannya pada sesi pembukaan. Djamilah berharap agar para guru yang hadir dapat mengadopsi ilmu yang diberikan selama kegiatan.
Materi pertama disampaikan oleh Prof. Dr. Mutimmatul Faidah, M.Ag., Direktur PPIS UNESA. Prof. Mutim mengupas tentang paradigma baru dalam pembelajaran, pentingnya lingkungan pendidikan yang bebas kekerasan, serta penjelasan mengenai Permendikbudristek No. 46 Tahun 2023. Selain itu, Prof. Mutim juga mengajak para peserta untuk memahami model gunung es, yang membantu mengidentifikasi akar permasalahan di sekolah.
Iman Pasu Purba, M.H., menyampaikan materi kedua yang menyoroti cara penanganan kekerasan di lingkungan sekolah. Setelah pemaparan materi, peserta diberikan kesempatan untuk terlibat dalam studi kasus, yang memungkinkan mereka menerapkan teori yang telah dipelajari untuk menemukan solusi nyata.
Materi terakhir disampaikan oleh Nanda Audia Vrisaba, M.Psi., Psikolog, yang membahas tentang pembelajaran berdiferensiasi. Ia menekankan pentingnya pendekatan individual dalam proses pengajaran, agar setiap siswa dapat mengembangkan potensinya secara optimal.
Sepanjang acara, para guru sangat aktif berpartisipasi, baik dalam diskusi maupun sesi tanya jawab. Guru-guru SMP IT At-Taqwa Surabaya diharap dapat mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan baru dalam proses pembelajaran. Transformasi ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, serta mendukung perkembangan karakter siswa yang kuat dan bebas kekerasan. Hal ini tentunya menjadi salah satu langkah signifikan dalam mempersiapkan generasi muda yang berkarakter dan berkualitas.
Share It On: